Mahasiswa Harus Bisa Cepat Beradaptasi

Mahasiswa Harus Bisa Cepat Beradaptasi

235
0
SHARE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.
Menurut Ardhy Lazuardi, ST, menjadi alumni dari kampus berbasis IT membuat lulusan Jurusan Teknik Industri Gunadarma selangkah lebih maju,”Karena selama perkuliahan, mahasiswa diberikan berbagai software yang berkaitan dengan jurusan, hal yang belum dilakukan kampus lain,” kata lulusan Jurusan Teknik Industri angkatan 2006 yang kini berkarier di Laboratorium Sentral Bisnis Unit (SBU) Sucofindo.

Lulus dari SMAN 1 Karangtunggal Tasikmalaya, ia memilih kuliah di Jurusan Teknik Industri UG karena saat itu kampus swasta lainnya akreditasinya masih B. “Sedang Jurusan Teknik Industri Universitas Gunadarma sudah A,”katanya.

Alasannya memilih kuliah di Jurusan Teknik Industri saat itu,”Karena atas rekomendasi dari orangtua dan saudara, serta yang mengambil jurusan ini saat itu masih jarang,” katanya, “Saudara saya yang sudah lebih dulu menetap di Bekasi juga lulus dari Jurusan Teknik Industri.”

Penanggungjawab laboratorium.

Dua tahun kuliah, ia pun menjadi asisten di Laboratorium Teknik Industri Dasar. Banyak pengalaman yang ia dapat selama menjadi Asisten Lab,” Di antaranya, saya pasti yang mendapat informasi lebih dulu tentang perkuliaan dibanding dengan mahsiswa lainnya,” katanya. Selama menjadi asisten, ia juga sempat menjadi penanggungjawab laboratorium.

Saat kuliah, ia kuliah di Kampus J1 Universitas Gunadarma yang baru dibuka pada tahun 2004. “Suasananya masih sepi karena baru ada dua angkatan. Dan jurusannya pun belum sebanyak sekarang. Kelas yang digunakan pun masih lantai 1 dan 2 sedang lantai 3 masih jarang digunakan. Saat itu di kampus juga masih ada pembangunan di sana-sini,” paparnya mengenang saat kuliah.

Kini bila ia datang ke Kampus J1, semuanya sudah berbeda. Kampus yang terdiri dari 6 lantai itu kini semua lantainya sudah terpakai. Dan di belakang kampus J1 pun juga sudah ada bangunan baru,” Wah sudah ramai sekarang ini,” ujarnya.

Saat ia kuliah, angkatannya kuliah hanya di Kampus J1 saja. Karena saat itu Kampus Gunadarma di Bekasi baru ada Kampus J yang kini dinamai Kampus J1. Seiring dengan perkembangan waktu, sekarang ini Kampus Gunadarma di Bekasi, selain J1 sudah ada pula J2, J3, J4 dan J5.

Tahun 2011 ia lulus, ia mengaku ia tidak banyak pengalaman dalam melamar pekerjaan. Karena begitu lulus, ia langsung bekerja di sebuah kantor konsultan migas. Ia bertugas sebagai staff deliverlable.

Pekerjaannya kala itu adalah membuat laporan selama proyek berlangsung, mengolah data hasil verifikasi, memastikan proyek berjalan sesuai dengan jadwal dan membuat presentasi.

Setelah bekerja selama 2 tahun di kantor konsultan tersebut, ia mendapat informasi dari rekan sekampusnya tentang adanya lowongan kerja di Sucofindo, ia pun melayangkan surat lamaran. Setelah mengikuti beberapa tes kurang lebih 3 bulan, ia dinyatakan lulus dan diterima.

Tentu saja proses tes yang ia ikuti tidaklah mudah. Apalagi beberapa tes yang ia ikuti menggunakan system gugur, yaitu tes potensi akademik, psikotes, bahasa inggris dan terakhir adalah wawancara. “Alhamdulillah saya bisa lolos dari semua tes itu,” katanya.

Sejak tahun 2013 ia mulai menjadi pegawai di Sucofindo, ia ditempatkan di Laboratorium Sentral Bisnis Unit (SBU) di Bagian Pemastian dan Pengawasan Implementasi ISO 17025

Belajar lebih banyak

Ardhy menyebutkan, lulusan Gunadarma memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di dunia kerja dengan lulusan universitas lainnya, baik dari swasta maupun negri. Apalagi sebagai kampus yang berbasis IT, meskipun bukan jurusan yang berkaitan dengan bidang Teknologi Informasi, jurusan lainnya di UG memiliki muatan IT yang lebih banyak dari pada di kampus lain. Hal ini membuat lulusan UG selangkah lebih maju di banding lulusan kampus lain.

“Karena selama perkuliahan mahasiswa diberikan berbagai software yang berkaitan dengan jurusan, hal yang belum dilakukan kampus lain,” katanya, “Untuk mahasiswa Jurusan Teknik Industri misalnya, saat kuliah sudah diberikan berbagai software yang berkaitan seperti QFD,ERP,SAP dan lain-lain.”

Setelah apa yang diberikan kampus, kini tinggal menunggu, apakah mahasiswa mau melakukan eksplorasi agar bisa menguasai lebih baik dan dalam lagi dari apa yang sudah diberikan kampus ia sendiri tak ada kiat khusus selama kuliah, selain target IPK tidak boleh kurang dari 3 di setiap semester dan tidak ada mata kuliah yang mengulang.

Ia pun menyebutkan, untuk memiliki kompetensi, yang dipelajari di kampus, mahasiswa juga harus memiliki softstskill. “Terutama agar bisa cepat beradaptasi dengan pekerjaan yang boleh jadi berbeda dengan latar belakang pendidikannya. Softskill yang harus dimiliki misalnya kemampuan berkomunikasi, melakukan presentasi dan beradaptasi dengan lingkungan baru terutama dengan teknologi yang bisa mempercepat pekerjaan,”tuturnya.

Ardhy pun merasa bersyukur, karena pengalamannya saat menjadi Asisten Lab, membuat ia bisa melatih softskill tersebut, terutama dalam soal berkomunikasi dan presentasi di depan umum. “Saat saya bekerja di kantor konsultan migas, saya juga sempat ditempatkan di Bagian Statistik. Dan saat saya menjadi asisten laboratorium saya ditempatkan di lab statistik,” katanya.

Seperti diketahui Lab Sucofindo tempat ia bekerja memiliki cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia mengaku untuk pekerjaannya kali ini, ilmu yang didapat dari kampus tidak semuanya bisa diimplementasikan karena ia bekerja di laboratorium “Karena ilmu yang diberikan di kampus implementasinya lebih ke manufaktur”, katanya.

Namun karena sudah menajdi pilihannya untuk bekerja disana. Ardhy pun beradaptasi. “Saya tentu harus sedikit belajar lebih banyak dari pada teman-teman yang lainnya terutama pengetahuan tentang alat dan bahan-bahan kimia,” ujarnya. Disinilah kemampuan untuk cepat beradaptasi memang sangat dibutuhkan.

Ardhy kini juga menjadi Dosen Luar Biasa di UG yang mengajar malam dan pada hari Sabtu. Mata kuliah yang diberikan adalah Analisis Proyek, Hukum Industri, Komputer Industri , Material Teknik, Organisasi dan Manajemen Perusahaan Industri, Pengantar Teknik Industri, Proses Manufaktur dan Analisis dan Estimasi Biaya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

NO COMMENTS