Kompetisi Kreativitas Pembuatan Software 2017

Kompetisi Kreativitas Pembuatan Software 2017

255
0
SHARE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Laboratorium Teknik Informatika menyelenggarakan Kompetisi Kreativitas Pembuatan Software (Kompres) 2017. Kompetisi kreativitas pembuatan software diadakan dalam rangka mengembangkan semangat kompetisi serta mendorong semangat bersaing sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa Universitas Gunadarma.

modal kuat berkompetisi di tempat lain. Dari kampus bisa ikut ke skala nasional dan seterusnya. Karena setiap bulan Agustus -September ada yang bernama PKM di mana mahasiswa membuat
proposal yang didanai pemerintah. Dan bidangnya bukan hanya Teknologi Informasi saja. “Kalau peserta yang ikut kompetisi
sekarang masih duduk di bangku kuliah tahun ke-3, masih ada waktu untuk ikut kompetisi lagi. Saya harap hasil karya
mahasiswa ini bisa dikelola oleh perusahaan software dan menjadi
sebuah produk,” ujarnya. Kesempatan bagi mahasiswa sangat
terbuka karena Gunadarma banyak melakukan kerja sama dengan berbagai departemen dan instansi. Kerjasama ini Kompetisi Kreativitas.

KOMPRES merupakan kompetisi tahunan yang telah berlangsung
selama 10 tahun. Kompetisi ini diselenggarakan Laboratorium Teknik Informatika di bawah naungan Jurusan Teknik Informatika Universitas Gunadarma. Kompres 2017 mengangkat tema
“Community Solution” dengan harapan, penerapan teknologi yang digunakan dapat membantu berbagai macam komunitas dalam bersaing dan bertukar informasi melalui aplikasi. Melalui Kompres 2017 diharapkan mahasiswa dapat menciptakan aplikasi
yang digunakan sebagai sebuah solusi untuk komunitas dalam berbagai aspek dan bidang tertentu.

Mewujudkan Misi

Kategori lomba dalam Kompres 2017, Mobile Application Community Solution, Solution Game Application, 3D
Advertising for Community Solution Apps dan Live Coding Ap. Mobile Application Community Solution adalah membuat aplikasi berbasis mobile dapat berupa Android atau iOS yang bertujuan untuk menunjang komunitas tertentu, seperti kesehatan, hiburan, pelayanan masyarakat, pendidikan dan sebagainya. Game Application, membuat aplikasi permainan yang dapat
diimplementasikan pada platform PC atau mobile bertemakan solusi komunitas.

Lomba 3D Advertising for Community Apps, membuat dan menciptakan iklan yang interaktif dengan meman-faatkan media digital menggunakan teknologi 3D Animation dengan syarat iklan yang diciptakan berkaitan dengan aplikasi solusi komunitas untuk suatu konsep aplikasi yang baru. Live Coding, membuat dan menciptakan aplikasi berbasis desktop, mobile atau web yang menjadi sebuah solusi dari kasus yang tersedia, terkait komunitas dalam berbagai bidang. Peserta dalam semua kategori ini bisa perseorangan dan kelompok.

Seminar yang diselenggarakan, bertema android Development. Diharapkan mahasiswa dapat memiliki kemampuan pengetahuan dan Wawasan lebih mendalam mengenai Community Solution.
Menurut Ketua Pelaksana, Isni Oktria, ST.,MMSI.

Salah satu tujuan kompetisi, meningkatkan potensi dan minat
mahasiswa dalam mengembangkan inovasi yang mereka miliki.
kegiatan adalah mewujudkan misi pertama Universitas Gunadarma melalui KOMPRES LABTI 2017 sebagai sarana promosi dalam rangka meningkatkan daya saing para pebisnis di
Indonesia, menjadikan lab TI sebagai wadah untuk mendorong mahasiswa agar kompeten di bidang bisnis dan teknologi informasi, meningkatkan potensi dan minat mahasiswa dalam
mengembangkan inovasi yang mereka miliki. Tujuan lainnya, memacu jiwa kompetisi mahasiswa dalam mengembangkan aplikasi berbasis komLmitas dan menanamkan jiwa kompetisi dalam rangka merespon berbagai perubahan yang terjadi di dunia kerja khususnya pada industri kreatif dalam negeri. Dalam sambutannya Ketua Pelaksana Isni Oktria, ST., MMSI menyebutkan, tahun ini tema yang diangkat adalah “Community Solution” dengan harapan penerapan teknologi yang digunakan dapat membantu berbagai macam komunitas dalam berinteraksi
dan bertukar informasi melalui aplikasi serta sebagai suatu solusi untuk komunitas dalam berbagai aspek dan bidang tertentu.

Ada 27 tim dengan 74 peserta

Ada 27 tim dengan 74 peserta Sasaran kegiatan ditujukan kepada
seluruh mahasiswa aktif Universitas Gunadarma. Dari total tim yang mendaftar, ada 27 tim dengan jumlah 74 peserta. Dan setelah melalui proses penyisihan awal pada tanggal 13- 17 April
2017, dihasilkan sebanyak 20 tim dengan jumlah peserta 59 peserta. Yang berhasil lolos ke final adalah, untuk Mobile
Application berjumlah 4 tim, Game Application 4 tim, 3D Advertising 4 tim dan Live Coding 8 tim. Sementara itu dalam sambutan pembukaannya Wakil Rektor IV Universitas Gunadarm
Prof. Dr. Didin Mukodim. MM.

mewakili Rektor Universitas Gunadarma menyatakan kegembiraannya karena jumlah peserta yang mengikuti kompetisi ini cukup banyak.

“Ada 20 tim dengan keikutsertaan sekitar 75 mahasiswa, artinya kegiatan kampus didukung oleh mahasiswa,” katanya.”Saya berharap selalu ada progres dari Waktu ke Waktu.

” Kegiatan di kampus ini merupakan. banyak yang berkaitan dengan pembuatan sistem yang bisa dilakukan mahasiswa. “Karena sekarang ini sedang dicanangkan e-goverment,” katanya. “Dari kerja sama yang dijalin ini banyak melibatkan mahasiswa dalam pembuatan sistem. Selain itu, tentunya mahasiswa juga bisa magang di lembaga yang bersangkutan.

” Karena itulah ajang ini merupakan sarana yang baik untuk uji membuat software yang akan berguna bagi dirinya dan bisa jadi bagi orang lain. Karena keberadaan Universitas Gunadarma dengan kerja sama yang melibatkan mahasiswa dengan berbagai pratikan pembuatan sistem merupakan sumbangsih kampus untuk pemerintah, khususnya lembaga yang bersangkutan.

Wakil Rektor IV mengatakan, namanya kompetisi akan ada yang menang dan kalah. “Yang kalah harus legowo, yang menang juga tidak boleh sombong. Semuanya harus bisa meningkatkan kemampuan dirinya,”katanya.

Pada akhirnya Prof. Didin berharap, melalui kompetisi ini akan lahir karya karya terbaik dari mahasiswa Universitas Gunadarma yang selanjutnya bisa diikutsertakan pada kompetisi yang lebih tinggi lagi. Para pemenang Usai dibuka secara resmi acara yang dinanti-nanti pun tiba yaitu presentasi dari para finalis Mobile Application, Game Appication, 3D Application dan Live
Coding. Finalis Mobile Application adalah Tim Kosan orks dengan aplikasi Find ME, Syncroners dengan aplikasi Sync Application, Astro Developer dengan aplikasi Connex dan Hiks dengan aplikasi Informasi Sekolah Wilayah Berbasis Berbasis Android.

Sedang finalis Game Application adalah Tim Retro & Games dengan aplikasi Harapan, Sweet Dream dengan aplikasi Tap and Feel, N davandi dengan aplikasi Harvest Drone, Warm HKP dengan aplikasi Pembuatan Game Simulasi Petugas Orange dengan Menggunakan Unity. Finalis 3D Advertising adalah Tim Hi
King dengan polikasi Hi-King, Pejuang Blender dengan aplikasi Animasi 3D Komunitasid Solusinyai, Penta dengan aplikasi Komunitas Pencinta Alam dan SA-AE dengan karya Video Anmasi 3D Cosu untuk Costplayer. Finalis live coding adalah ZEF,
Umited Line, Lahgua, Tydac Mendy-dyc, Sudo Code, Iseng Berhadiah, EVO25 dan Ambis. Bertindak sebagai juri Kompres
2017, untuk Mobile Application, Naeli Umniati, ST., MMSI, Dr. Miftah Andriansyah, SSI., MMSI dan Dr. Aviarini Indrati, SKom., MMSI. Juri Game Application, Dr. Sulistyo Puspitodjati, MSc, Dr. Emmy Haryatmi, MEngSc, MT dan Yudi Adha, ST., MMSI. Juri 3D Animation, Dr. Dyah Anggraini, Dr. Cut Maisyaroh Karyati dan Dr. Ega Hegarini. Juri Live Coding, Dr. Rodiah, Hadyan Mardhi Fadillah, ST., MMSI., MSc dan Isram Rasal, ST., MMSI.., MSc.

Usai presentasi para finalis diadakan Seminar Android Development dengan pembicara Taufan Efrianto, ST., MMSI,
selaku COO (Chief Operating Officer) PT Pongodev Sinergi Internasional. Ia berharap acara berjalan lancar dan bisa
menjadi Wadah kreativitas mahasiswa untuk dapat menciptakan inovasi teknologi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemudian memajukan pertumbuhan Teknologi Informasi.

Bertindak sebagai moderator Nuning Hanid Aulia, SKoM., MMSI. Kepada peserta seminar, Taufan menceritakan
saat masih mahasiswa ia juga merupakan pemenang KOMPRES dengan karya Android. “Kini saya masih tetap menekuni bidang Android yang akan terus berkembang,” katanya. Ia pun menceritakan pengalamannya membuat
berbagai aplikasi berbasis Android.

Usai seminar, tibalah acara yang paling ditunggu, yakni pengumuman pemenang. Untuk Kompres 2017 juara untuk Kategori Mobile Application.
Juara 1 Tim Astro, Juara 2 Tim Synchroners, Juara 3 Kosanworks.
Untuk kategon Game Application, Juara 1 Tim Ndavandi, Juara 2 Tim Sweet Dream, Juara 3 Tim Retro & Games. Kategori 3D Advertising, Juara 1 Tim Penta, Juara 2 Tim Pejuang Blender dan
Juara 3 Tim SA-AE. Untuk Live coding, Juara 1 Tim ZEF, Juara 2 Tim SudoCode dan Juara 3 Tim Limited Line. Selamat! Ditunggu prestasi berikutnya!

09UGNEWS

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

NO COMMENTS