Kunjungan Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia ke Universitas Gunadarma

Kunjungan Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia ke Universitas Gunadarma

157
0
SHARE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Universitas Gunadarma menerima kunjungan Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia Askhat Orazbay. Sang Duta Besar diterima langsung oleh Rektor Universitas Gunadarma Prof. Dr. E.S. Margianti, SE., MM dan pimpinan Universitas Gunadarma di Gedung 4 Lantai 6 Kampus D Depok.

Menurut Koordinator Kerjasama Luar Negeri Universitas Gunadarma Dr. I Made Wiryana, tujuan dari kunjungan tersebut, agar kita mengenal Negara Kazakhstan. “Kita akan mengetahui bagaimana potensi negara tersebut dari tangan orang pertama juga info yang update karena agak sulit juga mencari info mengenai negara tersebut dari internet,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Dubes Kazakhstan melakukan public lecture mengenai berbagai potensi negaranya. Bagi Universitas Gunadarma ini merupakan penerimaan kunjungan yang kesekian kalinya untuk Dubes dari negara tersebut.

“Sebelumnya memang pernah juga Dubes Kazakhstan datang, namun Dubes yang sebelumnya,” katanya.

Kegiatan ini juga bisa dijadikan semacam mencari teman baru karena banyak negara sudah melakukan kerja sama dengan Indonesia seperti Slovakia, Uzbekistan, Vanuatu, Kroasia dan sebagainya. “Namanya mencari peluang baru pastinya bukan dari negara-negara yang sudah biasa,” katanya.

Acara kunjungan Dubes ini, selain dihadiri pimpinan di Universitas Gunadarma, juga diikuti oleh sekitar 25 peserta yang merupakan mahasiswa S2 dan S3 Universitas Gunadarma.

Sementara itu Rektor Universitas Gunadarma Prof. Dr. E.S. Margianti, SE., MM dalam sambutannya mengungkapkan rasa bahagianya dengan kunjungan Dubes Kazakhstan ke salah satu kampus dari 12 kampus yang dimiliki Universitas Gunadarma. Ia berharap, acara kunjungan ini akan semakin mempererat hubungan keduanya sehingga kerja sama bisa berlanjut terus.

“Jadi tidak hanya berhenti sampai kunjungan ini saja,” kata Rektor yang memanfaatkan momen tersebut untuk mengucapkan terima kasih karena sudah ada 40 kandidat doktor dari Gunadarma yang diundang ke Kazakhstan.

Sementara itu dalam pidatonya Dubes Kazakhstan menyatakan rasa terima kasih kepada Rektor Universitas Gunadarma atas dukungannya dalam memperkuat kerja sama bilateral dengan Gunadarma. “Dan atas penerimaan kepada kami hari ini,” katanya.

Kunjungan ini merupakan keistimewaan tersendiri bagi dirinya karena ia dapat menjelaskan tentang negaranya dan perkembangan terbaru yang terjadi. Kazakhstan adalah negara yang me narik. Negara di mana pertama kalinya satelit dibuat dan pertama kalinya orang dikirim ke luar angkasa. Kazakhstan merupakan negara nomor 9 terluas di dunia. Meliputi 2,7 juta km 2  di mana populasi penduduknya tidak begitu besar di bawah 18 juta orang. Negara ini merupakan sebuah negara yang benar- benar “Eurasian”, jantung dari Eurasian dengan 90% teritorialnya berada di Asia dan 10% di Eropa. Jadi negara ini terbagi antara nilai-nilai timur dan barat. Lebih jauh Dubes juga menjelaskan tentang profil agama  yang ada di Negara tersebut, pekerjaan, potensi pariwisata, ekonomi, budaya, dunia pendidikan dan sebagainya.

Salah satu pencapaian dari Kazakhstan adalah, memiliki bangunan baru Astana yang dibangun dengan memecahkan rekor dalam waktu,. Kini bangunan ini menjadi tempat pertemuan tingkat tinggi dan berbagai forum. Di antaranya adalah World Exhibition EXPO-2017 yang dikuti 118 negara dan 10 oganisasi internasional. Selain paparan langsung dari Dubes, pada saat itu juga dilakukan pemutaran film mengenai keindahan negara tersebut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

NO COMMENTS