Penandatanganan Nota Kesepakatan 63 Rektor dan Menteri Dalam Negeri

Penandatanganan Nota Kesepakatan 63 Rektor dan Menteri Dalam Negeri

154
0
SHARE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Universitas Gunadarma termasuk salah satu dari 63 Perguruan Tinggi se-Indonesia yang ikut serta dalam penandatanganan Nota Kesepakatan dengan Menteri Dalam Negeri RI. Nota kesepakatan ini ditandatangani antara Rektor Universitas Gunadarma Prof. Dr. E.S. Margianti, SE., MM dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahyo Kumolo pada Kamis (1/6), di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara 7, Jakarta.

MoU antara Rektor dan Menteri Dalam Negeri RI ini tentang Penguatan Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Revolusi Mental. Kegiatan ini merupakan momen memperingati hari lahir Pancasila pada 1 Juni. Sebelum acara penandatangan dilakukan juga diadakan Upacara Bendera yang diikuti oleh pegawai di lingkungan Kemen- dagri. Selain penandatanganan MoU, juga ada pembacaan deklarasi oleh Presidium Forum Pusat Kajian Pancasila dan Kebangsaan.

Ke-63 Perguruan Tinggi yang terpilih tersebut termasuk di dalamnya semua PTN yang ada di Pulau Jawa. Dari wilayah Kopertis III DKI Jakarta dan sekitarnya, selain Universitas Gunadarma juga ada Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Universitas Nasional, Universitas Pancasila, Universitas Pertahanan Jakarta, Unisma Bekasi, Universitas Bina Nusantara, Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Universitas Al Azhar.

Menurut Direktur di Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, 63 Perguruan Tinggi melibatkan berbagai pemandu kepentingan. Karena itulah 63 Rektor ini diberi peluang dan komitmennya untuk Penguatan Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Revolusi Mental di berbagai kegiatan di kampus, baik untuk penelitian maupun pengabdiannya kepada masyarakat.

Nota kesepakatan ini dilakukan selain dengan 63 Rektor, juga dengan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Pimpinan Operator Seluler Seluruh Indonesia dan Ketua Dewan pers Indonesia (DPI).

Selain MoU, momen memperingati hari lahir Pancasila juga diisi dengan peluncuran buku dan pameran karya Indonesia. Sementara itu, di Semarang dilangsungkan pagelaran wayang kulit yang dimulai pukul 9 malam saat itu. Diadakannya rangkaian peringatan hari lahir Pancasila itu diharapkan dapat menyemarakkan dan memberi kontribusi nyata bagi Penguatan Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan, Bela Negara dan Revolusi Mental.

Sementara ini Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo dalam pidatonya menyebutkan, peringatan hari lahir pancasila hari ini menegaskan proses ketatanegaraan negara merdeka yang diproklamirkan sebagai bentuk negara, sudah selesai tuntas. Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, NKRI meru- pakan kesatuan tak terpisahkan. Karena itulah mulai Presiden sampai tingkat RT, setiap keputusan yang diambil harus sesuai dengan keempat pilar kebangsaan tersebut. Kemendagri atas nama pemerintah punya komitmen agar di setiap program Pemerintah Daerah baik dalam menyusun anggaran juga keputusan politik melibatkan perguruan tinggi di daerah tersebut. Ia berharap, riset yang dibangun oleh PTS dan PTN, bisa membangun daerahnya dengan baik.

Pada kesempatan tersebut Universitas Gunadarma juga membuka stan pameran karya anak Indonesia. Stan Universitas Gunadarma ini diisi oleh Tim dari UG-IBC yaitu Universitas Gunadarma Incubator Business Center. Melalui Tim Robot Edukasi dan Bhayanaka Digital ditampilkan 20 robot yang sempat menarik perhatian pengunjung.

Tim UG-IBC ini terdiri dari Evans Winanda Wirga, ST., MMSI, Mara Nugraha, SKom., MMSI, I Komang Sugiartha, SKom., MMSI, Mardi Gunawan, ST., MMSI dan Arum Tri Iswari,ST.,MT. Menurut Ketua Panitia Rombongan dan Pameran Universitas Gunadarma, Dr. Teddy Oswari, bentuk Kerja sama ini merupakan permintaan dari Kemendagri kepada Universitas Gunadarma. Permintaan pameran adalah yang bisa menampilkan produk kreatif.

“Akhirnya kami memamerkan robot dan melakukan pemutaran film dokumenter mengenai toleransi, kerjasama dan sebagainya yang merupakan karya mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi,” katanya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

NO COMMENTS