Taufan Erfiyanto, ST., MMSI – Membuat Aplikasi Jangan Sekadar Syarat untuk Mendapat...

Taufan Erfiyanto, ST., MMSI – Membuat Aplikasi Jangan Sekadar Syarat untuk Mendapat Nilai

96
0
SHARE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Pada Kompetisi Pembuatan Software (Kompres) 2017, Taufan Erfiyanto, ST., MMSI hadir sebagai pembicara seminar. Tujuh tahun lalu, ia adalah pemenang 1 pada ajang tersebut. Bersama beberapa rekannya, ia merintis sebuah perusahaan saat masih kuliah dan setelah lulus perusahaan ini ditekuni lebih serius dan kini menjadi PT Pongodev Sinergi Internasional dengan klien berbagai perusahaan di dalam dan luar negeri. “Ikut berbagai lomba merupakan salah satu alasan untuk mempelajari sesuatu yang baru yang merupakan tantangan yang akan bermanfaat saat lulus nanti,” kata alumnus Jurusan Teknik Informatika ini.

Saat menjadi pembicara seminar pada Kompetisi Pembuatan Software (Kompres) 2017, Taufan Erfiyanto, ST., MMSI memaparkan mengenai Teknologi Android. Ia hadir sebagai Chief Operating Officer pada PT Pongodev Sinergi Internasional. Sebagai pemenang pertama lomba tersebut tujuh tahun lalu, maka tak heran sebelum memberi materi, ia berkisah mengenai partisipasinya dalam ajang tersebut. Saat itu ia juga membuat aplikasi android yang saat itu masih terhitung baru. Ternyata sampai sekarang android pun ditekuni sebagai usahanya.

Ia mengakui, mengikuti lomba sangat bermanfaat. “Karena selain menambah portofolio, juga bisa menambah pengalaman sehingga kita dapat bersaing di dunia kerja maupun usaha ketika lulusnanti,” katanya.

Ia menambahkan, kalah atau menang dalam lomba adalah hal yang biasa karena ia sendiri tak selalu meraih gelar juara dalam lomba yang ia ikuti. Saat Kompres 2010, ia memang menjadi juara pertama, namun pada tahun berikutnya ia hanya bisa menjadi finalis. Namun hal itu tidak membuatnya patah semangat. Dan sebelum ia lulus, ia pun pernah pula ikut dalam Hackathon Best Apps ID 2014 dan menjadi finalis, masuk 75 besar. Sedang untuk event bernama Pitching Investor, ia bahkan belum pernah mendapatkan posisi.

Tantangan

Bagi Taufan ikut lomba memang bukan sekedar kalah, menang dan hadiah. “Ikut berbagai lomba merupakan salah satu alasan untuk mempelajari sesuatu yang baru yang merupakan tantangan yang akan bermanfaat saat lulus nanti,” katanya.

Dengan ikut lomba, katanya, kita bisa tahu proses pembuatan aplikasi. “Membuat aplikasi serius, yaitu yang benar-benar diimplementaskan secara luas. Jadi jangan sekadar syarat untuk mendapatkan nilai. Dengan begitu maka ketika kita sudah lulus kita dapat bersaing di dunia usaha maupun kerja,” tuturnya. Taufan adalah lulusan SMK Dinamika Pembangunan 1 Cakung Jurusan Teknik Otomotif. Namun saat lulus SMK ia memutuskan untuk mengambil Jurusan Teknik Informatika karena memiliki ketertarikan pada computer sejak SMA. “Karena pingin masuk jurusan Teknik Informatika, maka orangtua pun menyarankan saya untuk kuliah di Gunadarma,” katanya.

Semasa kuliah Strata Satu ia aktif sebagai Asisten Laboratorium Teknik Informatika dan juga sebagai mahasiswa Fasttrack pada saat S2. Karena kesibukannya di bidang akademis itulah Taufan tak sempat ikut kegiatan lain dikampus. Selain sibuk mengikuti berbagai lomba, saat berada di jenjang S2 yaitu di dalam Program Fast- track, ia pun mulai mengerjakan berbagai proyek, mengisi seminar, menjadi instruktur kursus Android Development hingga mengikuti berbagai pameran.

Lulus dari Universitas Gunadarma ia sempat aktif bersama dua rekannya di Pongodev, perusahaan yang didirikannya namun kala itu belum berbentuk PT. “Namun karena pendapatan yang dihasilkan semakin menurun dan tidak dapat mengcover kebutuhan bulanan, maka kala itu kami memutuskan untuk bekerja sebagai fulltime employee di tempat lain sambil mengerjakan Pongodev,” katanya.

Ia pun bekerja sebagai Senior Android Developer di VIP Plaza, sebuah perusahaan fashion ecommerce di Indonesia. Setelah sempat bekerja fulltime selama setahun, ia dan rekan-rekannya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan masing-masing dan kembali fokus ke Pongodev dengan membangun PT Pongodev Sinergi Internasional yang kini mempunyai klien berbagai perusahaan di dalam dan luar negeri itu.

Terus belajar

Ia mengaku memiliki rekan bisnis dan partner yang membantu menjalankan perusahaan. “Saya sendiri di dalam perusahaan memiliki berbagai tugas, mulai melakukan negosiasi dengan klien, menyusun proposal bisnis, merancang antar muka aplikasi hingga melakukan pemrograman aplikasi,” paparnya. Bagi Taufan saat kuliah adalah saat yang paling tepat untuk menimba segala keahlian. “Jadi, mahasiswa tidak hanya fokus pada materi yang diajarkan di perkuliahan, tapi juga harus mau mempelajari teknologi terbaru yang ada di luar, terutama yang digunakan di dunia kerja,” ujarnya.

Selain itu, hal yang juga sangat bermanfaat, sebisa mungkin saat masih kuliah, mahasiswa bisa membuat berbagai proyek kecil di luar kegiatan perkuliahan. “Atau bila diberi kesempatan diberi proyek oleh dosen, kita kerjakan dengan serius. Jadi, walau disebut fresh graduate, dengan memiliki berbagai pengalaman tadi, kita bisa bersaing di dunia kerja. Lulusan Gunadarma bisa bersaing di dunia kerja selama mahasiswa itu mampu menambah ilmu dan keterampilan dengan mempelajari berbagai pengetahuan diluar yang diajarkan di kelas,” tuturnya.

Dunia Teknologi Informasi adalah dunia yang pesat perkembangannya. Maka bila ingin berkarier di dunia ini, mau tak mau kita akan terus belajar hal-hal baru. Hal ini juga yang harus disadari mahasiswa. Karena meski berlatarbelakang Teknologi Informasi, tak jarang mahasiswa juga harus memahami ilmu lain yang tidak didapatkan di kampus.

Ia pun memberi contoh apa yang terjadi di perusahaan yang ia dirikan bersama rekan-rekannya. Di sana, ia tak hanya harus bisa membuat berbagai aplikasi sesuai dengan pesanan klien namun juga hal lain yang berkaitan dengan dunia bisnis. Misalnya saja melakukan nego dengan klien dan menyusun proposal bisnis. Untuk hal ini, Taufan menjelaskan, ia mempelajarinya dari berbagai buku dan juga dari rekan bisnisnya.

“Kebetulan dua orang anggota Pongodev merupakan senior di Business Development sehingga saya juga bisa banyak belajar dari mereka,” ujarnya. Kini waktunya pun tercurah untuk memajukan PT Pongodev. Walau sibuk, namun begitu, untuk penyegaran diri ia masih punya waktu untuk melakukan solo travelling. Seperti yang ia lakukan belum lama ini, mengunjungi Pulau Lombok.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

NO COMMENTS