SIDANG TERBUKA DOKTOR UNIVERSITAS GUNADARMA

SIDANG TERBUKA DOKTOR UNIVERSITAS GUNADARMA

332
0
SHARE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Sidang Terbuka Program Doktor Teknologi Informasi

Digelar di Auditorium Kampus D Gedung 4 lantai 6 Universitas Gunadarma (UG), Depok Jawa Barat, Rabu (12/7). ‎Dalam sidang ini Relly Andayani ST,MM (99215011) mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Pengembangan Algoritma Klasifikasi Kuat Tekanan dan Slump Beton pada Beton Segar.’.

Komite Pembimbing Dosen promotor dalam disertasi ini adalah Profesor Doktor Sarifuddin Mandenda dengan Ko-Promotornya Doktor Ery Prasetyo dan Ko-Promotor Doktor Ir H Muslikh. Kemudian untuk Komite Penguji adalah Ketua Profesor Doktor Sarifuddin Madenda dan anggota Doktor Ery Prasetyo, Doktor Ir M Muslikh, Dr Ir Bambang Supriyadi, Prof Margianti, Prof Suryadi Harmanto, Prof Yuhara Sukra, Busono Soerowirdjo, Prof Dr Suryo Guritni, Dr Damrizal Damoerin dan Dr Prihandoko.

Dalam kesimpulan sidang calon Doktor Relly Andayani mengatakan bahwa dari uji coba terhadap sejumlah citra data visual campuran beton dan analisi terhadap hasil proses komputer telah diperoleh sebagai berikut. Pertama, kata Relly fitur tekstur dapat digunakan untuk klasifikasi slump dan kuat tekanan beton segar. Gabungan algoritma morfologi dan GLCM yang yang diusulkan dapat mengekstraksi fitur tekstur contrast, correlation, energi dan homogeniety dengan baik.

Sidang calon Doktor Relly Andayani di Kampus Gunadarma
Kedua model pengukuran karakteristik tekstur secara global menunjukkan hasil yang lebih baik dari model pengukuran lokal. Analisa pada fitur contrast menunjukkan semakin tinggi kuat tekan, contrast makin kecil berarti tekstur citra beton makin halus. Fitur energy dapat digunakan untuk membedakan slump pada beton dengan kuat tekanan K-175, K-300 dan K-450. Fitur correlation dengan morfologi erosi merfologi dilasi dapat digunakan untuk membedakan slump beton.

Ketiga, lanjut Relly metode klasifikasi KNN berbasis fitur tekstur dapat mengklasifikasikan kuat tekanan dan slump. Klasifikasi kuat tekan terhadap 72 data citra beton segar memberikan akurasi sebesar 0,9444 atau 94,44 persen. Klasifikasi slump terhadap 72 data citra beton segar memberikan akurasi sebesar 0,9167 atau 91,67 persen.

Ke empat, kata Relly aplikasi program pada pelaksanaan di lapangan akan didapat data secara real time bisa menghemat waktu pengujian kuat tekan yang biasanya dilakukan pada umur beton 3-28 hari.

Kelima lanjut Relly dengan aplikasi yang dihasilkan, tidak perlu dibuat benda uji tekanan sehingga menghemat material beton serta menghemat biaya pengujian.

Untuk penelitian selanjutnya, Relly menyarankan citra diambil pada permukaan beton yang lebih luas. Semakin luas citra semakin mudah bagi komputer untuk mendefinisikan pola tekstur masing-masing kuat tekanan serta slump. Nilai kuat tekanan beton sangat bervariasi. Diperlukan data citra pada semua mutu beton agar bisa dibuat aplikasi yang bisa digunakan untuk mendeksi kuat tekanan beton dari mutu yang paling rendah sampai dengan beton dengan mutu yang paling tinggi.

Menurut Relly mengambil judul disertasi tersebut merupakan di dunia teknik sangat baru dan belum ada yang meneliti.

“Dengan mengambil disertasi itu saya pikir di dunia teknik itu sangat baru sekali belum ada yang meneliti bahkan jadi saya harapkan aplikasi yang dihasilkan akan menjadi pioner dan dipakai luas di seluruh dunia,” kata Relly usai sidang terbuka.

‎”Sidang ini berat tapi menyenangkan, saya lulusan ke 107 Doktor Teknologi Informasi,” dia menambahkan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

NO COMMENTS