Romel Noverino, SS., MHUm: Memadukan Teori dan Praktik

Romel Noverino, SS., MHUm: Memadukan Teori dan Praktik

137
0
SHARE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Dalam kegiatan workshop “Ingredients for Enchancing Skills of Simultaneous Interpreting” yang diselenggarakan Magister Sastra Inggris Universitas Gunadarma di Kampus F6 Kelapa Dua berberapa waktu yang lalu, ia dipercaya menjadi Ketua Pelaksana. Ide kegiatan tersebut berasal dari Prof. Dr. Ratna Sayekti Rusli yang dikembangkan Dr. Juma Ahmad Khatib.

“Jadi sebenernya sekretaris kegiatannya ada 2 orang yaitu saya dan Pak Juma,” katanya.

Setelah mendapat ide dari Prof. Ratna mulailah mereka menyusun proposal yang mengelaborasi latar belakang, tujuan, narasumber, tempat dan peserta workshop.

Kegiatan worksoph dihadiri para dosen di lingkungan Fakultas Sastra Universitas Gunadarma karena pembicara adalah Inanti P Diran, SPd., Ed.M, seorang interpreter yang aktif dalam organisasi Himpunan Penerjemah Indonesia, Perkumpulan Juru Bahasa Konferensi Indonesia dan juga anggota dari Asosiasi Interpreter Konferensi Internasional.

“Ia pun berbagi pengalamannya sebagai Interpreter pada berbagai konferensi internasional,” katanya.

Selain memberikan berbagai trik dan tips sebagai interpreter, pada kesempatan itu hadiran juga diberikan workshop menggunakan teknologi alat yang biasa dipakai dalam berbagai konferensi internasional. “Alat tersebut dimiliki Fakultas Sastra Universitas Gunadarma” ujarnya.

Di kampus, Romel sendiri mengajar mata kuliahnya note-talking yang memiliki keterkaitan dengan consecutive interpreting dan mata kuliah Simultaneous Interpreting. “Sedang di Strata Satu saya mengajar kosakata dan penerjamahan” katanya.

Menurut Romel, sejak masih di SMP ia memang unggul dalam mata pelajaran bahasa Inggris. “Namun awalnya saya malah berniat ingin jadi guru sejarah,” kata alumnus SMA Negeri 29 Jakarta ini tentang cita-citanya.

Romel menjadi dosen sejak tahun 2000. Menjadi dosen menurutnya, pekerjaan yang menyenangkan. “Dan harus selalu bersikap dinamis karena berinteraksi dengan mahasiswa dan berusaha memenuhi harapan mereka dalam menguasai suatu materi pembelajaran” katanya.

Mengajar adalah memadukan teori dan praktik. Karena bagi orang Indonesia, Bahasa Inggirs merupakan bahasa asing jadi perlu dijabarkan secara teoritis sistem kebahasan yang ada di Bahasa Inggris sehingga dapat menerapkannya di kelas dalam bentuk lisan maupun tulisan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

NO COMMENTS