Alsen Medikano ST., M : Siap Kerja

Alsen Medikano ST., M : Siap Kerja

405
0
SHARE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Menjadi koordinator tiga workshop yang diadakan oleh kolaborasi antara Program Studi Teknik Industri Universitas Gunadarma dengan Ikatan Alumni Teknik Industri Universitas Gunadarma (IKATINMA) yang bekerja sama dengan Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI PII), tentu saja membuat kesibukan Alsen Medikano ST., MM bertambah. Apalagi kegiatan yang terselenggara selama tiga hari itu yakni pada 18 November, 20 dan 21 November 2017, diikuti peserta yang mencapai 500 peserta.

“Workshop diikuti oleh mahasiswa tingkat empat jurusan Teknik INdustri, namun ada juga peserta yang berasal dari tingkat tiga,” kata Alsen Medikano ST., MM.

Menurut Alsen, minat para mahasiswa dalam mengikuti workshop juga karena adanya keharusan para lulusan untuk memiliki SUrat Keterangan PEDAMPING iJAZAH (SKPI) saat kelulusan nanti. “Dan workshop ini selain untuk meningkatkan wawasan mereka dalam mempersiapkan tugas akhir, juga sebagai pelatihan untuk SKPI mereka, “katanya.

Sebagai dosen di jurusan Teknik Industri UG sekaligus Wakil Ketua IKATINMA, tentu saja ia merasa bertanggungjawab atas suksesnya pelaksanaan kegiatan Industrial Engineering Synergy yang terlaksana di Kampus Simatupang itu. Kegiatan tersebut terdiri dari beberapa rangkaian acara yakni Acara Lepas Sambut, Kuliah Umum dan Workshop yang berada di ibawah koordinasinya.

Alsen bergabung dengan UG sejak tahun 2006 di mana ia memulainya sebagai dosen luar biasa. ALumnus jurusan Teknik Industri angkatan 2000 ini menyelesaikan S2-nya pada tahun 2014 di IPWIJA (Institut Pengembangan Wirausaha Jakarta) dengan kosentrasi di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia. “Karena kebetulan saya juga bergerak di industri kerajinan di Kabupaten Bogor,” katanya.

Sebagai alumnus dan juga dosen di Jurusan Teknik Industri UG serta Staf Laboratorium Teknik Industri Dasar, Alsen melihat jumlah mahasiswa jurusan Teknik INdustri Ug terus menigkat setiap tahunnya di mana sekarang ini mencapai jumlah 2000 mahasiswa.

“Kebutuhan industri sekarang ini ke arah otomasi dan optimalisasi produksi tinggi. Jadi lulusan ini bisa masuk ke sektor apa saja. Dulu kan kita hanya bisa bernaung di satu titik yaitu teknik mesin. Sekarang kita bisa berkolaborasi ke banyak teknik. Dan lulusan jurusan Teknik Industri UG siap kerja sehingga cepat sekali terserap di dunia kerja, “paparnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

NO COMMENTS