Dea Adlina, ST., MMSI., MSc : Kesempatan Langka

Dea Adlina, ST., MMSI., MSc : Kesempatan Langka

220
0
SHARE
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Saat ditugaskan sebagai pembawa acara pada kegiatan Desember 8h Constitution Day Republik of Uzbekistan 25th Anniversary of the Adoption of Constitution of the Republic of Uzbekistan, Dea Adlina, ST., MMSL., MSc, langsung menerima tugas tersebut.
Acara tersebut sekaligus Book Launching karya Kalandar Abdurakhmonov berjudul “Human Factor and Interest ar the Highest Level in Uzbekistan”

“Ini kesempatan langka yang baik Saya langsung menerima dan berkoordinasi dengan panitia, baik dari kampus maupun dari Kedutaan Uzbekistan. Saya pun mulai menyusun jalannya acara,
daftar tamu dan sebagainya. Untungnya saya banyak mendapat dukungan dan nasihat dari rekan-rekan di kampus sehingga bisa lancar menjalankan tugas ini, walau memang belum sempurna,”
tuturnya. Menurut Dea, ia ditunjuk menjadi MC oleh Dr. Made Wiryana, Kepala Kerja sama Hubungan Luar Negeri Universitas
Gunadarma. “Mungkin karena saya pernah menjadi panitia di beberapa acara,” katanya.

Dea Adlina sendiri kini telah menjadi dosen di Univeristas Gunadarma. la merupakan alumnus Sarmag jurusan Teknik Informatika. Setelah lulus seleksi ia pun dikirim untuk melanjutkan studi ke Perancis, kuliah di Universite de Borgogne, Dijon Perancis. la kemudian mendapatkan riset tesis di University of Girona, Spanyol.

“Alhamdulillah banyak pengalaman saya dapatkan karena berada di negara yang berbeda budayanya,” ujarnya. Selama di negeri orang, ia mengaku harus berhati-hati dalam memilih makanan
dan minuman. Dan tidak seperti di Indonesia, di sana sulit mencari sarapan. Di sana hampir tidak ada restoran yang buka untuk jual sarapan. “Sementara di Indonesia, sejak subuh saja sudah banyak pilihan sarapan,” katanya.

Namun untuk perkuliahan, menurutnya tidak berbeda dengan proses perkuliahan yang berlangsung di Universitas Gunadarma. “Kalau pun berbeda, mungkin di sana lebih terbuka dan akses penelitian terintegrasi dari laboratorium di berbagai Universitas
Eropa Namun begitu, pengalamannya studi di negeri orang, justru membuatnya semakin cinta dengan negeri sendiri. Ia tetap lebih cinta Indonesia!

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

NO COMMENTS